Nikmati Pengalaman ke Bromo Untuk Melihat Golden Sunrise

Bagi anda yang sudah pernah ke Bromo, pasti ingat betul tentang bagaimana indahnya panorama gunung ini. Gunung yang disebut – sebut memiliki pemandangan Golden Sunrise yang menawan ini banyak sekali diburu para wisatawan hanya untuk menyaksikan moment detik – detik terbitnya matahari.

Pengalaman pertama ke Bromo memang menjadi cerita menarik yang bisa anda bagikan kepada siapapun. Semakin tersebar keindahan sunrise Bromo, membuat semakin banyak pula orang – orang yang rela datang berbondong – bondong dari berbagai penjuru dunia.

Namun bagi anda yang belum pernah liburan ke Bromo bersama keluarga dan penasaran seperti apasih sunrise Bromo itu ? dan apa yang membuat begitu banyak orang rela datang ke gunung ini, anda bisa menemukan jawabannya dan tips ke Bromo di bawah ini.

pengalaman sunrise bromo

Pengalaman ke Bromo Untuk Melihat Golden Sunrise

Untuk bisa melihat keindahan sunrise di Bromo, anda perlu memaksakan diri untuk bangun pada tengah malam. Kenapa harus di pagi buta ? karena anda akan membutuhkan banya waktu di dalam perjalanan menuju Gunung Bromo. Terlebih jika anda berangkat dari Kota Malang maupun Kota Surabaya, perjalanan dari dua kota ini bisa memakan waktu kurang lebih 2 – 3.5 jam perjalanan (tergantung lewat rute Bromo mana yang anda lalui).

Dari tempat anda berangkat, anda bisa menggunakan kendaraan biasa / mobil pribadi menuju Bromo, setidaknya anda harus berangkat paling lambat pukul 01.00 dinihari. Setelah itu anda bisa tentukan jalur ke Bromo mana yang akan anda lewati.

Seperti yang diketahui Gunung Bromo ini bisa ditempuh dari Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Untuk rute paling umum bila berangkat dari arah barat atau dari Bandara Juanda, anda bisa transit di Malang, Pasuruan dan Probolinggo. anda bisa memanfaatkan jalur tol yang sudah terhubung diantara kota – kota tersebut.

Setelah tiba di pintu masuk Bromo (dalam artikel ini penulis memilih rute / Jalan Menuju Bromo Lewat Pasuruan / pintu masuk Wonokitri). Perjalanan dari Malang ke Bromo via Pasuruan ini bisa ditempuh lewat 2 jalur, yaitu jalur biasa dan jalur tol.

Untuk jalur biasa, dari Malang anda bisa menuju ke arah Kebun Raya Purwodadi, lalu lanjutkan perjalanan ke Nongkojajar sampai masuk wilayah Tosari. Dari sini anda akan tiba di Pos masuk / rest area Wonokitri. Bila melalui jalur tol, perjalanan akan semakin cepat, jarak Malang ke Bromo kurang lebih 1,5 jam.

Tiba di rest area Wonokitri Pasuruan, anda bisa beristirahat sejenak sambil menikmati aneka makanan yang tersedia di banyak warung. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan Jeep / Toyota Hardtop 4X4. (menggunkan jasa Sewa Jeep Bromo merupakan syarat bagi setiap wisatawan yang ingin ke Bromo).

Dari pintu masuk Bromo, anda bisa berangkat pukul 03.00 subuh untuk mengejar sunrise yang biasanya muncul pukul 04.40 – 05.00. Untuk itu anda akan diantar ke spot pertama yaitu Spot Sunrise. Berikut ialah spot – spot yang akan anda jelajahi di Bromo mulai dari menyaksikan sunrise hingga mengeksplore setiap tempat hits di Bromo :

Spot Spot Sunrise di Bromo

Seperti judul artikel ini yang menekankan indahnya pengalaman ke Bromo untuk melihat sunrise, spot pertama yang akan anda datangi ialah spot untuk melihat sunrise. Di Bromo ada beberapa tempat yang bisa dijadikan sebagai tempat melihat sunrise, antara lain : Bukit Penanjakan 1 & 2, Bukit Cinta, Bukit Kingkong, Seruni Point, Bukit Mentigen dan Puncak B29.

Bila menggunakan layanan paket Wisata Bromo, umumnya anda akan diantar ke salah satu dari 3 spot utama sesuai itinerary Gunung Bromo
(Bukit Penanjakan, Bukti Cinta & Bukit Kingkong). Tiba di spot sunrise yang dituju, anda bisa beristirahat sejenak sambil menunggu terbitnya matahari.

Di spot – spot tersebut juga banyak anda temui warung – warung / kedai / orang orang yang menjual aneka makanan dan cemilan seperti nasi, soto, kopi, teh dan jagung bakar. Di beberapa spot seperti Bukit Kingkong juga memiliki fasilitas yang lengkap seperti warung, toilet dan mushola untuk pengunjung muslim yang ingin sholat subuh.

Sunrise biasanya muncul antara pukul 04.45 – 05.15, waktu terbaik untuk bisa mmendapatkan “Golden Sunrise” ialah saat musi kemarau. Karena matahari akan muncul dengan sempurna tanpa terhalang oleh awan dan mendung.

Sunrise di Bromo yang sempurna ialah saat anda melihat matahari yang perlahan muncul dari arah timur, tepatnya dari balik pegunungan. Bentuk dari matahari terbit ini bulat sempurna dan berwarna kuning menyala yang memancarkan kilauan warna orange kemerahan di langit Bromo.

Semakin tinggi matahari, anda bisa melihat cahayanya yang mulai menerangi Gunung Bromo. Anda bisa melihat kawah Bromo yang mengeluarkan sedikit asap dan di kaki gunung / kaldera dipenuhi dengan hamparan awan yang tampak seperti lautan awan. Di moment ini, anda bisa merasakan sensasi “Negeri Diatas Awan”.

Negeri Diatas Awan Bromo

Setelah melihat sunrise, anda akan diantar menuju spot selanjutnya yaitu Kawah Bromo. Perjalanan dari spot sunrise menuju kawah, anda akan menyusuri perbukitan dan bisa melihat panorama Bromo yang menawan.

Sayangnya kendaraan / jeep hanya bisa mengantar anda sampai di batas parkir kendaraan (area diluar patok yang dipasang mengelilingi Bromo). Dari area parkir, anda harus melanjutkan perjalanan menuju kawah dengan berjalan kaki atau menyewa kuda.

Medan menuju kawah adalah medan berpasir yang cukup rata, namun ketika mendekati kaki kawah, konturnya akan mulai menanjak. Tiba tepat di kaki kawah, anda akan menemi sebuah tangga yang terbut dari beton. anda harus menapaki anak tangga berjumlah kurang lebih 250 untuk bisa sampai di puncak bibir kawah.

Selesai menikmati pemandangan dari atas kawah, anda akan diajak menuju spot selanjutnya yaitu Pasir Berbisik Bromo. Area ini merupakan sebuah kawasan padang pasir luas / orang – orang menyebutnya lautan pasir / pasir berbisik. Disebut pasir berbisik, karena disini anda bisa mendengar suara mendesis seperti seseorang sedang berbisik.

Suara ini sebenarnya ditimbulkan oleh hembusan angin yang menerpa area padang pasir. Sehingga menimbulkan suara mendesis layaknya seseorang sedang berbisik. Spot terakhir yang akan anda kunjungi yaitu spot Padang Savana Bromo. Spot ini terletak tidak jauh dari kawah, bila umumnya kawasan disekitar Bromo itu tandus dan hanya bisa anda temui hamparan pasir, maka di area padang savana ini justru terlihat sangat subur.

Spot ini juga sering disebut sebagai spot Bukit Teletubbies Bromo, karena pemandangannya yang sangat hijau dengan padang rumput dan perbukitan yang mirip seperti di film Teletubbies.

Selesai mengunjungi Padang Savana Bromo, maka selesai pula kegiatan wisata anda di Gunung Bromo. Dengan begitu anda sudah bisa merasakan Pengalaman Sunrise di Bromo dan bisa anda share pengalaman menyenangkan anda mengeksplore Gunung Bromo.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Open chat
1
Anda terhubung dengan Admin kami
Hallo, selamat datang di Erc Trans,
ada yang bisa kami bantu?

Perhatian :
1. Untuk pemesanan Travel, bisa menghubungi nomor 0813-3654-1286.
2. Untuk pemesanan dan tanya jawab, diutamakan via chat saja,

Terimakasih