Kira-kira, apa saja Destinasi Wisata Pronojiwo yang Wajib Masuk Bucket List Liburanmu? Untu diketahui, Pronojiwo merupakan sebuah wilayah yang menjadi rumah bagi beberapa destinasi wisata alam paling menakjubkan akhir-akhir ini. Sebut saja Air Terjun Tumpak Sewu, Goa Tetes, Kapas Biru dan banyak lainnya.
Kecamatan Pronojiwo ini berada di sisi selatan Gunung Semeru, membuat konturnya didominasi oleh lereng gunung. Hal ini jugalah yang menjadikan hampir semua destinasi wisata alamnya berhubungan atau bersumber dari Gunung Semeru.
Nah, kali ini Erc Trans akan berbagi informasi mengenai destinasi wisata di Pronojiwo Lumajang yang bisa Anda masukkan list kunjungan wisata.
Rekomendasi Destinasi Wisata Pronojiwo
Air Terjun Tumpak Sewu
Air Terjun Tumpak Sewu akhir-akhir ini begitu digandrungi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Mereka rela berkunjung jauh-jauh hanya untuk menikmati keindahan air terjun ini.
Dengan tinggi 120 meter dan lebar sekitar 80 meter, banyak orang menjulukinya air terjun Niagaranya Jawa Timur. Sebutan itu bukan tanpa alasan, karena memang sekilas air terjun ini memiliki kontur atau bentuk yang melebar, mirip seperti Niagara mini.
Lokasi : Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang
Jam buka : 07.00 – 15.00
Tiket masuk : Lokal Rp. 20.000, Mancanegara Rp. 100.000
Air Terjun Goa Tetes
Tidak jauh dari Tumpak Sewu, Anda bisa langsung melanjutkan trip menuju Air Terjun Goa Tetes. Karena kedua air terjun ini lokasinya sangat berdekatan, banyak wisatawan yang mengunjunginya dalam satu kali trip perjalanan.
Seperti Namanya, air terjun Goa Tetes menyuguhkan pemandangan menakjubkan, yakni kombinasi antara air terjun bertingkat dan goa alami.
Ketika menyusuri air terjun ini, Anda akan disambut oleh guyuran air yang jatuh dari atas goa.
Air Terjun Goa Tetes memiliki keindahan alam yang luar biasa dengan air yang jatuh ke kolam alami jernih. Suasana sekitar yang masih alami membuatnya menjadi destinasi ideal bagi pecinta fotografi dan petualangan.
Lokasi : Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang
Jam buka : 07.00 – 15.00
Tiket masuk : satu paket dengan Tumpak Sewu
Lava Tour Semeru
Cara jitu menikmati dan mengeksplorasi Lereng Gunung Semeru adalah dengan naik jeep offroad dan menjelajahi setiap spot di lereng gunung. Anda bisa ikut paket wisata Lava Tour Semeru, dimana Anda akan diajak berkeliling tempat-tempat cantik di lereng Semeru.
Beberapa destinasi yang akan dikunjungi dengan Jeep adalah Teras Semeru, Panorama Kabut Pelangi, Kalitayeng, Hutan Pinus, Sarkawi.
Oh ya, Anda bisa memilih paket short trip atau long trip. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa berkonsultasi dan merencanakan rundown sesuai keinginan Anda.
Air Terjun Kapas Biru
Satu lagi air terjun di Pronojiwo yang lokasinya tak begitu jauh dengan kedua air terjun diatas, yakni Air Terjun Kapas Biru. Jika stamina masih kuat, mungkin Anda harus mempertimbangkan untuk benar-benar datang kesini.
Air terjun Kapas Biru terlihat sangat menakjubkan, dengan ketinggian sekitar 80 – 100 meter dan debit air yang lumayan deras serta lokasinya yang berada di tebing raksasa di tengah hutan, membuatnya tampak begitu eksotis.
Disebut Kapas Biru karena airnya yang jatuh ke dasar kolam tampak begitu jernih dan hempasan airnya menciptakan potret seperti kapas raksasa. Oh ya, untuk menuju air terjun ini, Anda harus trekking menembus alam.
Lokasi : Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang
Jam buka : 07.00 – 15.00
Tiket masuk : Rp. 10.000
Air Terjun Kabut Pelangi
Masih ada satu lagi air terjun cantik di Pronojiwo, yaitu Air Terjun Kabut Pelangi. Disebut kabut pelangi, karena saat terkena sinar matahari hempasan airnya mengalami pembiasan sehingga memunculkan pelangi tepat dibawah air terjun.
Sama seperti semua air terjun diatas, untuk menuju ke titik air terjun kabut pelangi, Anda harus trekking terlebih dahulu. Selama perjalanan, Anda akan melihat banyak pemandangan cantic, seperti sungai dan beberapa air terjun kecil.
Sarkawi Camping Ground
Jika Anda ingin berkemah dan menikmati pemandangan Gunung Semeru, cobalah camp di Sarkawi. Lokasinya berada di lereng Semeru dan jika cerah, akan terlihat sangat jelas gunung Semeru.
Tips Liburan ke Alam, Cocok Untuk Explorasi Wisata Alam Pronojiwo
Erc Trans mau berbagi beberapa tips perjalanan plus sedikit cerita pengalaman pribadi waktu main ke sana. Siapa tahu bisa jadi bekal untuk Anda yang pengin jelajah Pronojiwo.
1. Siapkan Fisik, Karena Trek-nya Bikin Keringat Pecah
Pertama kali turun ke Tumpak Sewu, saya kaget banget. Dari atas memang view-nya luar biasa, air terjun melingkar seperti tirai putih. Tapi begitu turun ke bawah, jalurnya cukup menantang—harus lewat tangga bambu, bebatuan, bahkan sedikit merayap.
Tips saya: pakai alas kaki anti-slip (jangan sandal tipis), dan bawa tongkat trekking kalau ada. Percaya deh, kaki bakal berterima kasih nanti.
2. Jangan Takut Basah, Justru Itu Serunya!
Waktu ke Goa Tetes, saya sempat mikir, “Duh, ini beneran lewat jalur yang airnya netes-netes terus ya?” Eh, ternyata justru itu bagian paling seru! Airnya jatuh lembut dari dinding goa, bikin badan adem. Jadi, saran saya: siapkan baju ganti dan waterproof bag untuk gadget atau kamera.
Kalau nggak, siap-siap pulang dengan HP nyemplung kayak teman saya kemarin. Untung masih bisa nyala setelah dijemur.
3. Datang Pagi Biar Dapet Cahaya Terbaik
Salah satu momen favorit saya adalah saat main ke Air Terjun Kabut Pelangi. Namanya nggak bohong, kalau pagi dan cuaca cerah, bias cahaya matahari yang kena percikan air bikin pelangi tipis-tipis muncul. Cantik banget!
Makanya, tipsnya: datang sepagi mungkin (sekitar jam 7-9 pagi). Selain belum terlalu ramai, cahaya matahari juga lagi bagus-bagusnya buat foto.
4. Siap-siap Kejutan di Kapas Biru
Nah, Kapas Biru ini agak underrated dibanding Tumpak Sewu, tapi menurut saya justru salah satu hidden gem terbaik. Jalurnya memang agak panjang dan lumayan bikin ngos-ngosan, tapi begitu sampai bawah… Wuih, air terjunnya tinggi menjulang dengan warna kebiruan yang menenangkan.
Saran saya: bawa bekal snack atau minuman biar bisa santai di sana. Duduk di bebatuan sambil makan roti dan dengerin suara air jatuh itu rasanya priceless banget.
5. Gunakan Guide Lokal
Saya sempat diajak guide lokal waktu ke sana, dan itu sangat membantu. Mereka tahu jalur mana yang aman, spot foto paling oke, bahkan cerita-cerita unik soal sejarah dan mitos di balik air terjun.
Selain itu, kita juga ikut mendukung ekonomi warga sekitar. Jadi, menurut saya worth it banget hire guide meskipun jalannya terasa gampang.
6. Jaga Alam, Jangan Tinggalkan Sampah
Ini mungkin klise, tapi serius: jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki. Sayang banget kalau tempat seindah Pronojiwo rusak gara-gara sampah plastik. Saya selalu bawa kantong kecil buat simpan sampah sendiri, baru buang di tempat yang tersedia.
Buat saya, Pronojiwo itu bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga tempat buat “healing” dan menyatu dengan alam. Capeknya trek bakal langsung terbayar saat berdiri di depan megahnya Tumpak Sewu, ademnya Goa Tetes, hangatnya pelangi di Kabut Pelangi, sampai damainya Kapas Biru.
Kalau kamu lagi cari tempat buat liburan yang penuh petualangan sekaligus menenangkan hati, saya berani jamin: Pronojiwo nggak bakal mengecewakan.
Rekomendasi Transportasi Untuk Explore Wisata Alam Pronojiwo
Selain memberi rekomendasi tempat wisata di Pronojiwo, Erctrans juga ingin memberikan rekomendasi transportasi terbaik untuk menunjang perjalanan wisata Anda agar lebih praktis & efisien.
Erctrans menyediakan layanan Sewa Mobil Malang yang bisa Anda gunakan selama kegiatan wisata. Meski berdomisili di Malang, namun kami juga melayani area Lumajang (karena Pronojiwo terletak di perbatasan Malang-Lumajang). bahkan kami juga melayani sewa mobil di seluruh Jawa Timur.
Anda bebas memilih berbagai armada, seperti : Avanza / Innova (mobil keluarga 7 seater), Toyota Hiace / Elf Long (mobil kapasitas 15 seat – 20 seat), atau bahkan bus pariwisata.




